10 Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan (Demand)

Posted on

Setelah dibahas tentang pengertian dan jenis-jenis permintaan dalam post sebelumnya, maka sebagai kelanjutan dari pembahasan terkait permintaan atau demand dalam post ini akan dipaparkan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan.

Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan

Permintaan tidak selalu tetap. Permintaan bisa naik atau turun, bertambah atau berkurang.

Kita lihat ketika menjelang Idul Fitri permintaan terhadap pakaian, daging sapi, asesoris rumah, dan aneka kue lebaran akan meningkat.

Dan setelah Idul Fitri selesai, permintaan akan barang-barang tersebut akan turun kembali.

Demikian pula menjelang tahun ajaran baru, permintaan akan buku tulis, bolpoin, tas sekolah atau sepatu sekolah akan melonjak tinggi, kemudian berangsur-angsur turun kembali bila tahun ajaran baru telah lewat.

Ternyata ada banyak Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan yang mengakibatkan permintaan terhadap suatu barang naik maupun turun.

Salah satu Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan adalah faktor harga.

Bila harga suatu barang atau jasa naik maka permintaan terhadap barang atau jasa tersebut akan meurun.

Mengapa hal ini terjadi?

Ya benar, hal tersebut terjadi karena orang pada umumnya tidak suka membeli sesuatu yang harganya tinggi atau mahal.

Tetapi sebaliknya, bila harga suatu barang atau jasa turun maka permintaan terhadap barang atau jasa tersebut cenderung akan meningkat, karena orang lebih suka membeli sesuatu dengan harga yang lebih murah.

Masih ada Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan lainnya yang bisa memengaruhi naik turunnya permintaan.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan

Berikut akan diuraikan secara rinci faktor-faktor yang memengaruhi permintaan, atau faktor yang menyebabkan permintaan naik atau turun.

1. Faktor Harga Barang atau Jasa

Harga barang atau jasa sangat mempengaruhi jumlah permintaan barang atau jasa itu sendiri, apabila harga suatu barang atau jasa naik maka permintaan terhadap barang atau jasa tersebut akan turun. Dan sebaliknya, bila harga turun maka permintaan akan naik.

2. Faktor Pendapatan

Bila pendapatan pembeli atau konsumen meningkat maka permintaan terhadap barang atau jasa cenderung akan bertambah.

Sebaliknya, bila pendapatan menurun maka permintaan terhadap barang dan jasa pun akan berkurang.

3. Faktor Intensitas Kebutuhan

Intensitas kebutuhan adalah mendesak tidaknya suatu kebutuhan. Bila kebutuhan akan barang atau jasa bersifat mendesak maka permintaan akan barang atau jasa tersebut akan meningkat.

Contohnya, menjelang musim hujan orang akan terdesak untuk membeli payung dan jas hujan, sehingga permintaan terhadap dua barang tersebut akan meningkat.

4. Faktor Selera

Bila selera konsumen pada suatu barang atau jasa sedang naik, permintaan terhadap barang atau jasa tersebut akan meningkat.

Selera remaja yang tinggi pada sepeda motor matik membuat permintaan akan sepeda motor matik meningkat. Demikian pula sebaliknya.

5. Faktor Jumlah Penduduk

Semakin banyak jumlah penduduk dalam wilayah negara, maka otomatis akan meningkatkan permintaan, begitu juga sebaliknya semakin sedikit jumlah penduduk suatu wilayah negara maka permintaannya juga semakin sedikit.

Jumlah penduduk dapat berkurang dengan berbagai cara di antaranya karena bencana alam dan peperangan.

6. Faktor Perkiraan terhadap Harga pada Masa yang akan Datang

Bila diperkirakan harga akan naik pada masa yang akan datang maka konsumen akan cepat-cepat menambah permintaannya sebelum harga betul-betul menjadi naik.

Sebaliknya, bila diperkirakan harga akan turun, konsumen cenderung mengurangi permintaannya sambil menunggu harga benar-benar turun.

7. Faktor Perkiraan terhadap Pendapatan pada Masa yang akan Datang

Bila diperkirakan pendapatan akan naik pada masa yang akan datang maka konsumen akan lebih berani menambah permintaannya.

Sebaliknya,bila pendapatan diperkirakan akan turun maka konsumen akan mengurangi permintaannya.

8. Faktor Harga Barang Substitusi

Bila harga barang pengganti (substitusi) turun, maka permintaan terhadap barang yang digantikan akan turun, karena orang akan beralih membeli barang pengganti (substitusi).

Contoh: Laptop merupakan pengganti komputer (PC), bila harga laptop turun maka orang akan lebih banyak membeli laptop dibanding komputer.

Dengan demikian, permintaan terhadap komputer jenis PC akan menurun.

9. Faktor Harga Barang Komplementer (Pelengkap)

Bensin adalah barang komplementer bagi sepeda motor. Bila harga bensin naik maka permintaan terhadap sepeda motor akan turun. Begitu juga sebaliknya jika harga bensin turun maka permintaan terhadap sepeda motor akan naik.

10. Faktor Promosi

Bila promosi terhadap suatu barang atau jasa dilakukan secara gencar dan menarik maka permintaan terhadap barang atau jasa tersebut akan meningkat.

Sebaliknya, bila promosi sedikit dan tak menarik maka permintaan umumnya akan susah meningkat.

KESIMPULAN

Permintaan terhadap barang atau jasa selalu berubah-ubah kadang mengalami kenaikan kadang mengalami penurunan, kondisi ini disebabkan karena terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi permintaan.

Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan (Demand) yaitu harga barang atau jasa itu sendiri, pendapatan, intensitas kebutuhan, selera, jumlah penduduk, perkiraan harga dimasa depan, perkiraan pendapatan dimasa depan, harga barang subtitusi dan haraga barang komplementer serta faktor promosi.

Setalah saudara memahami faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan maka disarankan untuk memahami hukum permintaan.

Gravatar Image
Saya Adalah Seorang Pendidik yang Fokus pada Ilmu Ekonomi. Melalui Situs ini Saya Publikasikan Materi Ekonomi yang bisa diakses secara Gratis. Profil Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *