PENGERTIAN DAN FUNGSI PAJAK DALAM PEREKONOMIAN

pengertian pajak dan fungsi pajak untuk kesejahteraan rakyat
Pengertian dan fungsi pajak - Setelah memahami tentang macam-macam kebijakan fiskal pada artikel sebelumnya, sekarang dalam artikel ini akan menyampaikan tentang salah satu dari kebijakan fiskal yaitu pajak. Mengapa pajak menjadi salah satu dari kebijakan fiskal? Hal ini karena tindakan untuk menaikkan atau untuk menurunkan pajak dilakukan dalam rangka mengelola anggaran negara.  Sebagai contoh, apabila pemerintah bermaksud untuk meningkatkan pendapatan negara maka salah satu cara yang ditempuh adalah menaikkan tarifpajak, mengoptimalkan cara pemungutan pajak, menambah jenis pajak baru, dan membasmi korupsi dalam perpajakan.


Jika anda baru mempelajari tentang pajak, maka mulailah dengan memahami pengertian dari pajak itu sendiri yang kemudian dilanjutkan dengan memahami fungsi pajak, adapun selengkapnya tentang pengertian dan fungsi pajak silahkan simak pemaparan berikut.

Pengertian Pajak dalam Ilmu Ekonomi

Pajak dalam ilmu ekonomi dimaknai sebagai iuran yang bersifat wajib dibayar oleh rakyat kepada negara tanpa mendapat balas jasa (kontraprestasi) secara langsung, adapun iuran tersebut difungsikan untuk membiayai semua pengeluaran kolektif negara bersangkutan.

Beberapa pajak yang wajib dibayar rakyat kepada negara antara lain pajak penghasilan, bea meterai dan PBB. Berdasarkan UU Nomor 16 th 2000 negara Indonesia, pajak pajak diartikan sebagai iuran wajib yang harus dibayarkan oleh seluruh wajib pajak sesuai dengan norma-norma hukum yang berlaku yang digunakan untuk membiayai segala pengeluaran kolektif, yang dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan umum  tanpa mendapat balas jasa secara langsung.

Apa itu pengeluaran kolektif?? Pengeluaran kolektif merupakan pengeluaran yang ditujukan untuk kepentingan bersama. Dari pengertian pajak yang dipaparkan di atas, maka dapat diambil poin inti yang menjadi ciri-ciri pajak yaitu sebagai berikut:
  1. Dalam pembayaran pajak tidak terdapat  balas jasa secara langsung
  2. Pajak merupakan iuran wajib atau dapat dipaksakan oleh pemerintah
  3. Pajak digunakan untuk membiayai pengeluaran kolektif pemerintah.
  4. Pajak dipungut berdasarkan norma-norma hukum (undang-undang)

Fungsi Pajak Dalam Suatu Negara

Pajak telah diakui sebagai salah satu sumber penerimaan negara, sebagai salah satu sumber penerimaan negara, pajak memiliki beberapa fungsi, diantaranya adalah sebagai berikut.

Fungsi pajak sebagai Alat Pemerataan Pendapatan (Fungsi Distribusi)

Pajak yang sudah menjadi pendapatan utama negara digunakan untuk membiayai pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan.


Pemakaian pajak untuk pembangunan harus dilakukan dengan adil dan merata ke segenap penjuru wilayah NKRI, tidak hanya terpusat pada satu wilayah saja. Selain untuk pembangunan pajak juga dipakai untuk pemberian subsidi kepada rakyat miskin, misalnya subsidi BBM, Subsidi Pupuk untuk para petani Indonesia.

Kemudian, untuk mrngatasi tingginya tingkat kesenjangan pendapatan masyarakat yang masih kategori miskin dengan masyarakat yang sudah dalam kategori kaya, pemerintah dapat melakukan peningkatan tarif pajak pada seuruh penjualan barang-barang mewah.

Fungsi pajak sebagai sumber Pendapatan Negara (Fungsi Budgeter)

Pada saat sekarang, pajak merupakan sumber terbesar pendapatan negara.  Indonesia pernah menggantungkan pendapatan pada sektor migas,  hal ini dapat terlihat salah satunya pada APBN tahun 2001.

Namun, Karena harga migas menurun dan produksinya juga sudah tidak seimbang dengan jumlah konsumsi masyarakat dalam negeri, maka pemerintah mengambil keputusan untuk mengalihkan perhatian pada sektor pajak sebagai sumber pendapatan negara.

Bagaimana cara pemerintah menjadikan pajak menjadi sebuah sumber pendapatan negara yang utama? Langkah yang dilakukan pemerintah adalah dengan memperbaiki tata cara perpajakan.

Fungsi pajak sebagai Alat untuk Menstabilkan Ekonomi (Fungsi Stabilisasi)

Pajak dapat digunakan untuk menstabilkan kondisi perekonomian negara, Apa contohnya pajak digunakan untuk menstabilkan perekonomian? Contohnya ketika negara mengalami inflasi maka pemerintah dapat meningkatkan tarif pajak yang tinggi, Mengapa dengan meningkatkan tarif pajak dapat mengatasi inflasi? Hal ini karena dengan meningkatkan tarif pajak maka jumlah uang yang beredar dapat berkurang.

Sebaliknya jika negara mengalami deflasi (kelesuan ekonomi) maka pemerintah mengatasinya dengan menurunkan tarif pajak . Dengan menurunkan tarif pajak, maka jumlah uang yang beredar dapat meningkat, sehingga kelesuan ekonomi yang ditandai dengan sulitnya pengusaha memperoleh modal dapat teratasi dengan baik.

Fungsi Pajak sebagai  Alat Pengatur Kegiatan Ekonomi (Fungsi Regulasi)

Pajak dapat digunakan pemerintah untuk mengatur kegiatan ekonomi negara. Contohnya, apabila suatu negara bermaksud meningkatkan daya saing barang dalam negeri, maka negara tersebut dapat menurunkan tarif pajak ekspor, dengan menurunnya tarif pajak ekspor maka barang dalam negeri dapat terjual dengan harga yang lebih murah.

Selanjutnya dengan harga yang lebih murah, maka negara lain menjadi lebih berminat untuk membeli barang atau produk tersebut. Sebaliknya, apabila Negara bermaksud untuk melindungi industri dalam negeri, maka negara dapat melakukan peningkatan tarif pajak impor terhadap seluruh barang yang sudah dapat diproduksi di dalam negeri.

Sedangkan untuk seuruh bahan baku industri yang masih mengimpor dari negara lain, pemerintah dapat menetapkan tarif pajak impor yang rendah atau bahkan tidak memungut pajaknya sama sekali.

Demikianlah pembahasan tentang pengertian pajak dan fungsi-fungsi pajak dalam suatu negara. Setelah memahami pembahasan dalam artikel ini maka selanjutnya pahamilah artikel berikutnya tentang Sistem dan asas pemungutan pajak. Semoga artikel ini dapat menjadi salah satu referensi belajar anda dalam memahami pengertian pajak dan fungsi pajak.

0 komentar:

Post a Comment

Komentar saudara penulis harapkan sebagai sarana perbaikan artikel blog ini untuk lebih berkembang dan lebih bermanfaat untuk kehidupan