Materi Terkini

Penggolongan jenis kebutuhan manusia

Dalam artikel perdana dalam Web ekonomi kontekstual akan dibahas tentang kebutuhan manusia. Pembahasan yang akan disampaikan disini terbatas pada pemahaman antara makna kebutuhan dan keinginan serta penggolongan jenis kebutuhan manusia. Untuk selengkapnya dapat disimak dalam pembahasan berikut ini.
1. Pengertian kebutuhan Manusia
Kebutuhan manusia dapat diartikan sebagai keinginan terhadap barang dan jasa yang dipergunakan untuk tujuan melangsungkan kehidupan manusia dan memperoleh kesejahteraan dan kenyamanan. Berdasarkan definisi tersebut maka terdapat tiga konsep penting yang membentuk definisi kebutuhan, yaitu keinginan, barang atau jasa dan tujuan. Meskipun salah satu konsep kebutuhan adalah adanya keinginan, namun bukan berarti bahwa kebutuhan sama dengan keinginan. Kebutuhan dan keinginan berbeda makna. Perbedaan tersebut terdapat pada efek atau akibat dari terpenuhi atau tidak terpenuhi barang atau jasa yang diinginkan. Apabila kebutuhan apabila tidak terpenuhi maka akan mengakibatkan terganggunya kelangsungan hidup manusia atau terganggunya kesejahteraan manusia, sedangkan keinginan apabila tidak terpenuhi tidak mengakibatkan kelangsungan hidup manusia terganggu.
Jenis kebutuhan manusia menurut ilmu ekonomi
2. Penggolongan jenis-jenis kebutuhan manusia
Kebutuhan manusia sangat banyak ragamnya hingga tidak terbatas, karena banyaknya kebutuhan manusia maka untuk memudahkan pengenalan terhadap kebutuhan tersebut dalam ilmu ekonomi digolongkan ke dalam enam golongan. Pengolongan jenis kebutuhan tersebut antara lain sebagai berikut.
a) Penggolongan berdasarkan Intensitas
Kebutuhan menurut intensitas atau tingkat kepentingan terdiri atas kebutuhan Mutlak, kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier.
1) Kebutuhan Mutlak
Kebutuhan mutlak merupakan kebutuhan manusia yang sangat penting dan harus terpenuhi. Contoh kebutuhan mutlak antara lain adalah udara.
2) Kebutuhan Primer
Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang harus dipenuhi manusia agar untuk dapat hidup secara layak. Kata primer sendiri berasal dari kata primus, yang berarti pertama. Secara umum kebutuhan primer terdiri atas pangan, sandang, dan papan; atau makanan, pakaian, dan rumah.
3) Kebutuhan Sekunder
Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan kedua yang dipenuhi, setelah kebutuhan primer terpenuhi. Adapun kata  sekunder berasal dari kata scundus, yang berarti kedua. Contoh kebutuhan sekunder, yaitu meja, kursi, lemari, sepatu, tas, sisir, kaos kaki, buku, pensil, televisi, radio, tempat tidur, dan kendaraan. Manusia memenuhi kebutuhan sekunder dalam rangka mengaktualisasikan dirinya sebagai makhluk sosial yang berbudaya.
4) Kebutuhan Tersier
Kebutuhan tersier adalah kebutuhan ketiga yang dipenuhi, setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi. Kata tersier berasal dari kata ter-tius, yang berarti ketiga. Kebutuhan tersier disebut juga kebutuhan mewah atau lux. Kebutuhan ini umumnya dipenuhi oleh orang yang berpendapatan tinggi dan dilakukan untuk meningkatkan prestise atau kebanggaan di mata masyarakat. Contoh kebutuhan tersier, yaitu pakaian mewah, tas mewah, mobil mewah, rumah mewah, dan kapal pesiar mewah. Yang perlu diketahui, kebutuhan sekunder dan tersier berbeda untuk setiap orang atau golongan. Bagi masyarakat kota, radio, televisi, kulkas, dan komputer merupakan kebutuhan sekunder. Akan tetapi bagi masyarakat pedalaman terpencil, benda-benda tersebut merupakan kebutuhan tersier. Selain itu, untuk orang-orang dengan pekerjaan tertentu, komputer bukan merupakan kebutuhan sekunder, melainkan merupakan kebutuhan primer.
b. Kebutuhan Menurut Sifat
Kebutuhan menurut sifat terdiri atas kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.
1) Kebutuhan Jasmani
Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan yang diperlukan oleh jasmani atau badan. Contoh: untuk menjaga kesehatan badan, manusia memerlukan makanan, minuman, pakaian, dan olahraga yang teratur.
2) Kebutuhan Rohani
Kebutuhan Rohani adalah kebutuhan yang diperlukan oleh rohani atau jiwa. Contoh: untuk menyegarkan pikiran, manusia memerlukan hiburan; untuk menguatkan iman, manusia memerlukan siraman rohani berupa petunjuk dan nasihat keagamaan; untuk mencerdaskan pikiran dan meningkatkan keterampilan, manusia memerlukan pendidikan.
c) Kebutuhan Menurut Bentuk
Kebutuhan menurut bentuk terdiri atas kebutuhan material dan kebutuhan immaterial.
1) Kebutuhan Material
Kebutuhan material adalah kebutuhan yang berbentuk benda material atau benda berwujud, seperti tas, makanan, rumah, pakaian, dan lain-lain.
2) Kebutuhan Immaterial
Kebutuhan immaterial adalah kebutuhan yang berbentuk benda imma-terial atau benda yang tak berwujud, seperti nasihat ulama, penjelasan guru, hiburan, petunjuk dokter, dan lain-lain.
d. Kebutuhan Menurut Waktu
Kebutuhan menurut waktu terdiri atas kebutuhan sekarang dan kebutuhan masa depan.
1) Kebutuhan Sekarang Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan yang pemenuhannya tidak dapat ditunda dan harus dipenuhi saat kebutuhan tersebut dirasakan. Contoh: kebutuhan akan makan bagi orang yang lapar dan kebutuhan akan obat bagi orang yang sakit.
2) Kebutuhan Masa Depan
Kebutuhan masa depan adalah kebutuhan yang pemenuhannya dapat ditunda, karena dibutuhkan pada saat yang akan datang. Contoh: kebutuhan akan tempat tidur bayi bagi ibu yang sedang hamil muda dan kebutuhan akan biaya kuliah bagi anak yang masih SMP. Pada umumnya orang mempersiapkan diri untuk memenuhi kebutuhan masa depan, di antaranya dengan menabung.
3) Kebutuhan tiba-tiba atau tidak terduga
Merupakan kebutuhan yang tidak diperkirakan sebelumnya dan terjadi secara tak terduga. Misalnya kebutuhan akan jasa bengkel saat sepeda motor mogok atau ban meletus.

e) Kebutuhan Menurut Subjek             
Kebutuhan menurut subjek terdiri atas kebutuhan individu dan kebutuhan kualitatif/bersama.
1) Kebutuhanpribadi
Kebutuhan pribadi adalah kebutuhan yang harus dipenuhi secara individu atau perorangan. Contoh: kebutuhan makan, minum, pakaian, sepatu, dan sikat gigi. Kebutuhan individu setiap orang berbeda. Kebutuhan individu seorang petani berbeda dengan kebutuhan individu seorang dokter.
2) Kebutuhan kelompok
Kebutuhan kelompok adalah kebutuhan yang harus dipenuhi untuk kepentingan bersama dan dilakukan secara bersama-sama. Contoh: kebutuhan akan jalan raya, listrik, pasar, sistem pengairan, tempat pembuangan sampah, dan lain-lain

Demikianlah pembahasan tentang penggolongan jenis kebutuhan manusia, semoga dapat memberi pencerahan kepada saudara. Setelah memahami artikel ini maka disarankan untuk memahami artikel berikutnya tentang Faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia.

0 Response to "Penggolongan jenis kebutuhan manusia"

Komentar saudara penulis harapkan sebagai sarana perbaikan artikel blog ini untuk lebih berkembang dan lebih bermanfaat untuk kehidupan